Cara Mengobati Jenis-jenis Penyakit Ikan Cupang


Kali ini Saya akan membahas Cara Mengatasi, Menyembuhkan Jenis-jenis Penyakit Ikan Cupang.
Mungkin untuk para penggemar ikan cupang pasti tidak mau ikan cupangnya sakit, tapi apa boleh buat jika ikannya sudah terkena penyakit terkadang kita jadi malas untuk memeliharanya lagi, tapi tenang dulu, Saya ada cara penyembuhan beberapa penyakit ikan cupang.


Berikut ini beberapa jenis penyakt ikan cupang dan cara penanganannya :

1. Infeksi Jamur Kulit

  • Penyebab : Jamur, kondisi air yang kotor
  • Sifat Penyakit : Dapat menular
  • Gejala : Muncul bercak-bercak putih seperti kapas di badan ikan (seperti panuan), ikan jadi kurang aktif bergerak, bisa juga jadi nggak nafsu makan, sirip menguncup, warna memucat.
  • Pengobatan :
    • Isolasi / karantina ikan yang sakit
    • Ganti air full, tempatnya dicuci bersih
    • Methylene Blue (bisa merk Blitz Icht, Rid All, Tetra, dsb)
    • Garam aquarium
    • Ganti air full 3 hari kemudian, bila masih belum ada tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti di atas.

2. Fin Rot (Busuk Sirip)
  • Dari kiri ke kanan : Gigi ekor, Fin Rot tahap awal, Fin Rot tahap lanjut (agar tidak tertukar antara gigit ekor dengan Fin Rot)
  • Penyebab : Bakteri, kondisi air yang kotor
  • Sifat Penyakit : Dapat menular
  • Gejala : Muncul warna gelap atau kadang kemerahan seperti berdarah di pinggiran sirip, sirip yang terserang lama-kelamaan jadi habis seperti rontok / sobek, ikan masih tetap aktif bergerak, nafsu makan tetap baik, sirip bisa menguncup, warna memucat. Jika sudah parah busuknya akan merembet sampai ke badan ikan.
  • Pengobatan :
    • Isolasi / karantina ikan yang sakit
    • Ganti air full, tempatnya dicuci bersih
    • Antibiotik (Ampicillin, Super Tetra, dsb yang mana yang lebih mudah tersedia, dosisnya cukup 1 tetes per aquarium)
    • Bisa juga gunakan general tonic (bisa merk Rid All, Tetra, dsb)
    • Garam aquarium
    • Ganti air full 3 hari kemudian, jika masih belum ada tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti di atas.
Note :
  • Sirip yang rusak bisa tumbuh kembali seperti semula, tapi nggak akan seindah dulunya (original).

3. White Spot atau Ick (Bintik putih)
  • Penyebab : Parasit, kondisi air yang kotor, bisa berasal dari pakan hidup yang kurang bersih
  • Sifat Penyakit : Sangat menular
  • Gejala : Muncul bintik-bintik putih di badan ikan, ikan kurang aktif bergerak, kurang nafsu makan, sirip bisa menguncup, warna memucat. Ikan sering bergerak cepat dan menabrak dinding aquarium, seperti berusaha menggaruk badannya.
  • Jika sudah parah bintik putihnya akan merembet sampai ke seluruh badan ikan.
  • Pengobatan :
    • Isolasi / karantina ikan yang sakit
    • Ganti air full, tempatnya dicuci bersih
    • Methylene Blue (bisa merk Blitz Ich, Rid All, Tetra, dsb)
    • Garam aquarium
    • Jemur ikan di bawah sinar Matahari pagi
    • Ganti air full 3 hari kemudian, jika masih belum ada tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti di atas.
4. Velvet (Bintik emas / karatan)
  • Penyebab : Parasit, kondisi air yang kotor, bisa berasal dari pakan hidup yang kurang bersih
  • Sifat Penyakit : Sangat menular
  • Gejala : Muncul bintik-bintik berwarna emas atau kadang seperti warna besi berkarat di badan ikan (bisa terlihat dengan bantuan sinar senter), ikan kurang aktif bergerak, kurang nafsu makan, sirip bisa menguncup, warna memucat. Ikan sering bergerak cepat dan menabrak dinding aquarium, seperti berusaha menggaruk badannya.
  • Jika sudah parah bintik-bintiknya akan merembet sampai ke seluruh badan ikan.
  • Pengobatan :
    • Isolasi / karantina ikan yang sakit
    • Ganti air full, tempatnya dicuci bersih
    • Methylene Blue (bisa merk Blitz Ich, Rid All, Tetra, dsb)
    • Garam aquarium
    • Ganti air full 3 hari kemudian, jika masih belum ada tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti di atas.
5. Pop Eye (Mata Bengkak)
  • Penyebab : Bakteri, kondisi air yang kotor
  • Sifat Penyakit : Dapat menular
  • Gejala : Mata ikan mulai membengkak, tahap awal bisa mulai dari 1 mata, kemudian merembet ke mata yang satunya lagi, ikan kurang aktif bergerak, nafsu makan berkurang kadang-kadang tidak mau makan sama sekali, sirip bisa menguncup, warna memucat.
  • Jika sudah parah bengkaknya akan semakin membesar sehingga ikan akan tampak seperti ikan mas Koki. Jika terlihat pada saat mata sudah sangat besar / bengkak, besar kemungkinan ikan tidak akan selamat.
  • Pengobatan :
    • Isolasi / karantina ikan yang sakit
    • Ganti air full, tempatnya dicuci bersih
    • Antibiotik (Ampicillin, Super Tetra, dsb yang mana yang lebih mudah tersedia, dosisnya cukup 1 tetes per aquarium)
    • Bisa juga gunakan obat Anti Internal Bacteria (bisa merk Intrepet, dsb)
    • Garam aquarium
    • Ganti air full 3 hari kemudian, bila masih belum ada tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti di atas.
6. Dropsy (Sisik Nanas)
  • Penyebab : Bakteri Internal (menyerang Ginjal), kondisi air yang kotor atau pakan yang kotor
  • Sifat Penyakit : sangat-sangat menular
  • Gejala : Perut ikan mulai membengkak, tidak bisa buang kotoran, tahap awal mirip seperti kembung, ikan jadi tidak aktif, nafsu makan berkurang seringkali tidak mau makan sama sekali, sirip bisa menguncup, warna memucat.
  • Bila sudah parah perut akan semakin membengkak dan berwarna kemerahan, sisik akan mulai terangkat mulai dari daerah perut sampai ke seluruh badan, sehingga ikan akan tampak seperti buah Nanas. Jika terlihat pada saat sisik sudah mulai terangkat "Perbanyak Puasa dan Do'a, atau Say Good Bye" ke ikan tersebut.
  • Pengobatan :
  • Karena gejala awal dropsy yang seringkali mirip dengan kembung, dan baru terlihat pada saat sisik mulai terangkat, maka sangat sulit menyembuhkan penyakit ini, tapi jika terlihat pada saat tahap awal, kemungkinan ikan masih bisa diobati (walaupun Saya sendiri sudah mencoba berbagai macam obat, tapi tetap tidak dapat mengobatinya).
  • Jadi jika terlihat pada tahap awal, bisa mencoba cara berikut :
    • Isolasi / karantina ikan yang sakit
    • Ganti air full, tempatnya dicuci bersih
    • Antibiotik (Metrodinazole, dsb yang mana yang lebih mudah tersedia, dosisnya cukup 1 tetes per aquarium)
    • Bisa juga gunakan obat Anti Internal Bacteria (bisa merk Intrepet yang sudah Saya coba, tapi tetap tidak berhasil, dsb)
    • Garam aquarium
    • Ganti air full 3 hari kemudian, bila masih belum ada tanda-tanda membaik.
7. Swim Bladder Disorder (perut kembung atau bengkak)
  • Penyebab : Terlalu banyak makan
  • Sifat Penyakit : Tidak menular
  • Gejala : Perut ikan membengkak, ikan jadi sulit berenang, kadang berenang nungging, miring atau diseret saja dengan perutnya, ikan jadi kurang aktif bergerak, nafsu makan berkurang kadang-kadang tidak mau makan sama sekali.
  • Pengobatan :
    • Coba diadu dengan ikan lain agar ngedok sampai ikannya poop, jika masih nggak mau poop, kurangi ketinggian air aquarium
    • Coba ikannya dipuasakan dulu.
8. Inflamed Gills (Insang Memerah)
  • Penyebab : Kondisi air yang kotor, sehingga menyebabkan keracunan Nitrat
  • Sifat Penyakit : Tidak menular
  • Gejala : Insang memerah, kadang sampai membengkak karena infeksi, ikan jadi sulit bernafas dan terengah-engah berenang di permukaan air terus. Tutup insang tidak mau menutup rapat.
  • Pengobatan :
    • Ganti air full setiap 3 hari sekali
    • Methylene Blue (bisa merk Blitz Ich, Rid All, Tetra, dsb)
    • Garam aquarium.
9. Berak Putih
  • Penyebab : Internal Bakteri, kondisi air yang kotor
  • Sifat Penyakit : Bisa menular
  • Gejala : Kotoran ikan seperti memanjang, kadang-kadang seperti menggumpal dan berwarna putih, ikan jadi kurang aktif bergerak, nafsu makan berkurang kadang-kadang tidak mau makan sama sekali, sirip bisa menguncup, warna memucat.
  • Pengobatan :
    • Isolasi / karantina ikan yang sakit
    • Ganti air full, tempatnya dicuci bersih
    • Antibiotik (Metrodinazole, dsb yang mana yang lebih mudah tersedia, dosisnya cukup 1 tetes per aquarium)
    • Bisa juga Acryflavine
    • Garam aquarium
    • Ganti air full 3 hari kemudian, jika masih belum ada tanda-tanda membaik, ulangi lagi pengobatan seperti di atas.
Perhatian :
  • Air sangat berpengaruh untuk kesehatan ikan cupang ataupun ikan lainnya
  • Setiap ingin memelihara ikan cupang, siapkan dulu air yang sudah ada rendaman daun ketapang untuk menetralkan pH air.

Semoga Bermanfaat !

6 Komentar untuk "Cara Mengobati Jenis-jenis Penyakit Ikan Cupang"

  1. Agan,,,cupang saya kok anusnya ada tonjolannya,,,,itu termasuk penyakit apa gan,,

    BalasHapus
  2. Ikan saya sewaktu saya senter badannya timbul seperti jamur berwarna putih gan, untuk pengobatan menggunakan garam ikan dan methyline blue bisa sembuh berapa hari gan biasanya?
    Tolong di balas gan butuh ifo banget thanks

    BalasHapus
  3. Ikan dikarantina,
    1. Siapkan air dingin (esbatu) untuk membius ikan.
    2. Stelah ikan pingsan, ambil pembersih kuping lalu oleskan betadhine dibagian tubuh yg terkena jamur.
    3. Stelah dioleskan, kembalikan ikan sperti smula(ditempat air tawar sblmnya).
    4. Lakukan 3 hari skali( Insya Allaah ikan akan kembali normal.

    BalasHapus
  4. Ikan dikarantina,
    1. Siapkan air dingin (esbatu) untuk membius ikan.
    2. Stelah ikan pingsan, ambil pembersih kuping lalu oleskan betadhine dibagian tubuh yg terkena jamur.
    3. Stelah dioleskan, kembalikan ikan sperti smula(ditempat air tawar sblmnya).
    4. Lakukan 3 hari skali( Insya Allaah ikan akan kembali normal.

    BalasHapus
  5. Permisi gan. Saya mau tanya, cupang saya jenis crowntail, warnanya merah. Di ujungnya, ekornya menjadi kuncup dan bengkok. Warna sirip yg bengkok ini menjadi merah muda. Itu terkena penyakit apa dan apa ya obatnya? Terima kasih

    BalasHapus
  6. Tnya gan.. Ikan cupang q ni kayaknya stresd berat warna jadi agak pucat siripnya jadi sering kuncup trus mau bobok d dasar aquarium aja pas lagi d atas pas d kasih makan dia malah ketakutan.. Ada obatnya gak ya gan.. Kasian dia.. :'(

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Tekan close (x) 2 kali untuk menutup, jangan lupa Berlangganan

Masukkan Email aktif untuk update artikel via email :

Delivered by FeedBurner

×